Sejarah Tentang Perkembangan Mata Pelajaran Penjas Adaptif di Indonesia

tatarpasundan.com – Pendidikan jasmani merupakan suatu pelayanan yang di lakukan oleh dunia pendidikan,dikarena kan populasi orang yang berkebutuhan khusus semakin banyak khususnya anak-anak.hal ini di cetuskan oleh para ahli melihat kaum primitive yang tidak bisa bertahan hidup oleh dirinya sendiri.

Karena para kebanyakan orang di zaman dulu terutama orang yang sehat atau bertubuh kekar,mereka terlalu sombong dan angkuh sehingga orang yang cacat sering kali di kesamping kan bahkan di anggap keji oleh sebagian orang pada zaman itu.

Sejarah Tentang Perkembangan Mata Pelajaran Penjas Adaptif di Indonesia
Sejarah Tentang Perkembangan Mata Pelajaran Penjas Adaptif di Indonesia

Oleh karena itu para ahli berinisiatif untuk memberikan sebuah pemahaman yang berarti tentang arti sebuah toleransi yang sesame umat manusia di dunia.

Pendidikan via jasmani atau pendidikan jasmani yang du khususkan untuk siswa yang berkebutuhan khusus dengan maksud menyama ratakan antara manusia normal dan manusia yang mem munyai kekurangan.
Para siswa yang cacat ,sesuai dengan porsi nya akan memperoleh sebuah kelayakan yang akan di berikan oleh gurunya yang mendapatkan sebuah amanah yang mulia yang harus di laksanakan oleh dengan sangat ikhlas.
Dalam mata pelajaran penjas adaptif sangat di utama kan yang di namakan sebuah ketermapilan yang di lakukan oleh otak atau yang sering di sebut aspek kognitif.

Di Indonesia juga memiliki sebuah sejarah tentang sebuah sejarah yang menceritakan dalam pendidikan olahraga yang satu ini sebuah statement literature yang membahas sebuah kelayakan yang harus di miliki oleh orang yang memiliki sebuah kekurangan.

Dalam penjas adaftif sebuah studi mengtakan yang di dimana di bajarkan sebuah kecocokan antara siswa yang memilki sebuah yang kurang dan yang sehat harus sama dalam kesamarataan antara anak yang kurang secara fisik dengan kurang secara mental.

Definisi anak cacat yaitu seorang yang memilki kecacatan baik itu orang dewasa maupun anak kecil dengan kekurangan pada fisik,mental,emosional,social dan aktivitas.

Peran dan fungsi penjaskes yaitu memberikan langsung pelayan terbaik yang di lakukan oleh guru terhadap siswa dan pihak keluarganya,melakuaan latihan jabatan dan pra jabatan terhadap siswa dalam jabatan.

Macam-macam olahraga anak ABK

  • Berenang
  • Permainan Bocce
  • Sepakbola
  • Basket
  • Bulutangkis

Untuk menyelenggarakan sebuah event untuk anak yng berkebutuhan khusus di saran kan agar lebih mematangkan dalam segi pemilihan sebuah event yang di rancangkan karena atlet yang akan melakukan nya memiliki sebuah kekurangan,maksudnya agar atlet tersebut tidak merasa di di beratkan.

Menurut Sri Widati dan Murtadlo (2007) event yang di adakan untuk anak di sabilitas di lakukan untuk mengisi waktu luang untuk anak disabilitas. Yang di lakukan di tempat wisata atau sekolah formal.

Ada sebuah pendapat mengatakan bahwa olahraga adaptif di lakuklan untuk mengejar sebuah kesempurnaan untuk anak yang memiliki kekurangan baik dari segi fisik mental,dan social,dan di bawah pengolahan organisasi internasional,nasional,atau daerah hal terserbut di atas sangat di aplikasikan.

Prinsip-prinsip dalam penjas adaptif ABK:

  1. Prinsip Individualisasi
  2. Prinsip Pengembangan Multilateral
  3. Prinsip Spesialisasi
  4. Prinsip Model Proses Latiha
  5. Prinsip Meningkatkan Tuntutan
  6. Prinsip Melanjutkan Tuntutan Beban
  7. Prinsip Kemungkinan dapat terjadi dengan mudah (Feasibility
  8. Prinsip Kesadaran (Awareness)
  9. Prinsip Variasi (Variety)
  10. Prinsip Istirahat Psikologik (Psychological Rest)

tatarpasundan.com – Semoga artikel ini bermanfaat dan bisa di jadikan sebuah referensi untuk guru-guru di sekolah maupun tempat khusus untuk pelayanan penjas adaptif itu sendiri.